Selasa, 12 April 2011

Fran's House

Thank you Fran

Balikpapan, tik tik tik bunyi hujan...

Jam tujuh pagi aku menginjakkan kaki di Balikpapan. Rencananya aku singgah sebentar ke tempat temanku, Fran. Rumahnya di Sepinggan baru, suerr aku belum pernah ke sana jadi sedikit bertanya-tanya, terlebih petunjuk yang diberikan Fran geje’ <ga’ jelas> apalagi pas aku tanya sama Awal yang pernah ke sana lebih ngawur lagi <sebetulnya otaknya si blogger yang nggak nyampai>.

Setelah SD 022 ada pangkalan ojek kedua rumahku dekat sana, itu adalah petunjuk dari Fran. Bersama supir travel aku mencoba mencarinya. Aha… ketemu juga pos ojek kedua setelah SD. Cuaca saat itu hujan deras.

“Aku berhenti di sini aja pak, nanti temanku jemput terima kasih sudah diantar”, begitulah ucapanku sebelum si driver pergi meninggalkanku. Ku layangkan sebuah sms ke Fran sebagai kabar aku telah sampai tempat yang dimintanya.

Lama ku tunggu akhirnya ada sebuah panggilan masuk ke ponselku. Ternyata si Fran, dia bertanya pangkalan ojek mana yang aku diami sekarang. Ku jelaskan cirri-cirinya, dekat bengkel las dan pencucian motor. Wah…salah bilang temenku <miss communication…hehhehe artine opo iki????> Tunggu di situ aku jemput pakai motor.

Sesuai perintah aku bertahan di gubuk yang bertuliskan “ojek” itu. Lama juga aku di sini menunggu datangnya jemputan yang akan menyelamatkanku dari hujan ini.

Beberapa waktu berselang datanglah orang yang ku tunggu-tunggu.Seorang pria berjubah plastik dengan mengendarai motor supra X. Dari hidung-hidungnya saya kenal <upsss keceplosan....> itu Fran teman sekelasku asal Semarang.

Brem..bremmm bremmm motor melaju menuju sebuah kawasan pemukiman padat penduduk. Astaga tinggi sekali jalanan ini, kalau ga' salah tafsir mungkin sekitar empat puluh derajat kemiringannya <jangan percaya sama penafsiran si penulis..maklum matanya sudah beleng-beleng>. Ditambah rintikan hujan jalanan semakin licin...ampunnn takut jatuh aku. Namun tenang Fran sebagai joki melibas medan layaknya pembalap off road.

Sampailah aku di rumah Fran yang asri. Hawanya sejuk di depan rumah ada hutan. Hmm pantesan temenku milih tempat ini, pas banget buat orang yang suka ketenangan kayak aku ini <hahahhah sumpe lo... tenangnya kayak gitu gimana ributnya...kacauuuu!!!!!!>

Dengan cekatan Fran menyiapkan sarapan. Menu pagi ini mie rebus <cadangan makanan yang wajib ada di setiap anak kost> dan pisang... Pas memang cuaca begini makan mie rebus hangat-hangat. Lumayan memanaskan badanku yang di serbu demam eskimo <istilahnya sedikit aneh yang penting maksudnya badan dingin sekali gituuu looo>

Penyakit lamaku yang sudah kronis kambuh, habis makan aku pasti kenyang <wuahahahahaha>. Dan karena terbawa suasana akhirnya aku terlelap. Sayup-sayup terdengar suara spongebob di televisi. Hehehe... televisinya baik banget mau dongengin aku.

Pukul setengah sebelas aku terbangun. Terasa segar badanku, penat yang melekat akibat tour semalam hilang. Ku langkahkan kaki menuju kamar mandi. Jam 13.35 jadwal pesawatku <pesawatnya maskapai kalii...dasar penulis error suka ngaku-ngaku hehhehehe>. Aku harus siap dan bergegas.

Crit...crit bunyi parfum ku semprotkan ke kaos kesayanganku. Wangi saudara-saudara. Ku oleskan minyak rambut <lebih tepatnya gel An... minyak penggorengan apa???>. Rambut okay, tubuh semerbak pas memang dandananku keren <mulai kambuh narsisnya>

Fran mengantarku ke bandara. Ku kira cuma diantar sampai gang depan ternyata tidak. Aku sedikit getar-getir soalnya aku ga pakai helm <takut kayak iklannya Rejoice rambutnya berbekas helm>. Clingak-clinguk aku dibuatnya. Anjritttt si Fran tenang-tenang aja, ga tahu apa kalau ampe ketahuan polisi bisa didenda kita. Untung di Balikpapan belum ada tilang elektronik, coba kalau ada pasti fotoku dah tersebar ke mana-mana <takut aku ntar apa kata fans2 ku... hmmm mulai ngigau lagi>

Tepuk tangan buat Fran yang berhasil membawaku masuk bandara tanpa helm. <kalau ada pak polisi yang baca cerita ini maaf pak kami khilaf...janji akan mengulanginya lagi...upsss keceplosan>.

Thank you very much2 hota hai buat fran dan semua orang di jalan yang tidak melaporkanku naik motor tanpa helm. Aku tidak bisa membalas kebaikan kalian semua. Mungkin dengan lagu ini kalian akan terhibur.

SUDAHI MEMBACA CERITA INI SI PENULIS MAU NYANYI... AYO KABUR!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar